Tips untuk Mendirikan Perusahaan Sendiri

Cara Mendapatkan Klien Besar yang Menguntungkan Bisnis Anda
March 13, 2018
Tips Menghias Ruang Kantor untuk Meningkatkan Produktivitas
March 26, 2018

Tercatat ada 3.98 juta perusahaan baru di Indonesia dalam 10 tahun terakhir. Survei ini membuktikan bahwa memulai bisnis memiliki berbagai manfaat seperti mendapatkan keuntungan yang lebih besar, melatih jiwa entrepreneurship, hingga membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran dengan membuka lapangan kerja dan membantu orang lain untuk memiliki pekerjaan.

Meskipun demikian, jangan pernah terkecoh dengan pemikiran bahwa memulai bisnis sendiri akan mudah. Mendirikan sebuah usaha akan membutuhkan banyak waktu, kerja keras, dan kesiapan dalam menghadapi resiko seperti kegagalan atau kebangkrutan untuk mencapai kesuksesan dan senantiasa mempertahankannya.

Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan dan direncanakan sebelum Anda memulai dan penting untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi perjalanan ke depan. Jika Anda pikir Anda sudah siap untuk merintis bisnis pertama Anda, inilah langkah-langkah tentang apa yang perlu Anda siapkan:

  1. Temukan satu masalah dan selesaikan dengan lebih teliti dari orang lain

Apa yang diketahui oleh perusahaan Anda? Dari sinilah, Anda membuat sebuah pernyataan bahwa perusahaan Anda tidak sama seperti orang lain, melainkan dengan spesifisitas. Temukan masalah tertentu dan kenali semua yang Anda bisa tentang hal tersebut. Dengan demikian, maka Anda perlu menemukan sudut yang akan membantu Anda memecahkan masalah dengan cara baru yang lebih baik.

  1. Kembangkan ide Anda

Jangan hanya memulai bisnis karena ada sesuatu yang sedang Anda gemari dan dapat menghasilkan uang jika Anda komersilkan. Sebaliknya, kembangkan konsep bisnis yang Anda sukai terkait dengan pengalaman Anda. Dari situlah, tampilkan produk atau jasa yang Anda percaya dapat meningkatkan kehidupan masyarakat.

  1. Membuat business plan

Sebuah business plan akan memandu Anda untuk maju, bahkan jika rencana Anda hanyalah menjadi solopreneur atau freelancer. Hal ini juga diperlukan untuk mempresentasikan ide Anda kepada calon investor atau klien. Business plan Anda harus mencakup visi, misi, profil perusahaan, executive summary, deskripsi layanan atau produk, target pasar, proyeksi keuangan, dan biaya operasional.

  1. Lakukan penelitian tambahan

Lakukan penelitian tambahan dan temukan faktor biaya standar dalam industri ini. Hal ini tidak hanya akan membantu anda mengelola bisnis Anda dengan lebih efektif, bahkan para investor pasti ingin mengetahui hal ini.

  1. Tentukan budget Anda

Setelah Anda menentukan berapa banyak uang yang harus Anda kerjakan, cari tahu berapa banyak yang dibutuhkan untuk mengembangkan produk atau layanan Anda dan buatlah sebuah marketing plan.

  1. Dont be alone

Kebanyakan orang berpikir bahwa mereka harus menjalankan lomba startup sendirian untuk mencapai puncak, sehingga memisahkan dan membatasi diri. Justru Anda harus bergabung dengan kelompok yang dapat membantu Anda dalam berbagi pengetahuan yang akan membangun brand online dan membawa bisnis Anda ke tingkat berikutnya. Dengan begitu, Anda tidak hanya akan belajar, tetapi Anda akan selalu termotivasi.

Sebagai perusahaan kecil, tentunya memiliki kantor konvensional membutuhkan biaya yang tinggi karena Anda harus membeli tanah atau bangunan, terutama di kawasan perkantoran atau central business district (CBD). Tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena Anda dapat menyewa sebuah virtual office melalui jasa sewa kantor murah bagi perusahaan berskala kecil dan menengah seperti Servio. Dengan lokasi yang prestigious, yakni di TB Simatupang, Jakarta Selatan, Servio mampu membantu perusahaan baru Anda menciptakan kesan profesional sehingga mampu dipercaya oleh klien. Untuk informasi lebih lanjut, dapat Anda peroleh melalui website official Servio di servio.co.id.

 

 

Comments are closed.

1
Hallo Servio, I would like to ask about...
Powered by